Family, Health, kids, Parenting

Acara mochitsuki di Jepang

Setiap tahun khususnya bulan desember(akhir tahun), masyarakat Jepang memiliki tradisi yang sering disebut mochitsuki. Yaitu tradisi membuat mochi dengan cara memukul-mukul beras ketan di dalam sebuah wadah yang terbuat dari kayu atau pun batu. Bagi masyarakat Jepang, tradisi ini diharapkan bisa membawa kekuatan dan juga harapan di tahun yang baru. Selain itu mochi juga terdengar mirip dengan kata mochi “mempunyai” atau “memiliki”dalam bahasa Jepang. Sehingga dengan memakan mochi diharapkan bisa mendapatkan keberuntungan di tahun yang baru nanti.

Jadi hari ini di TKnya anak-anak mengadakan acara menumbuk mochi bersama. Hari ini kebetulan memang saya tidak ada acara, jadi bisa ikut membantu para guru untuk menyiapkan mochi yang sudah ditumbuk, membulat-bulatkan, dan membagikan ke semua murid, sensei dan orang tua murid yang datang membantu.

Acaranya dimulai jam 10:00 pagi, saya sudah tiba di TK jam 9:30.

Sambil menunggu mochinya ditumbuk oleh anak-anak, beberapa orang tua murid yang datang membantu membereskan buku-buku bacaan anak. Sayangnya kok tadi lupa foto. Jadi di TK punya banyak sekali buku bacaan untuk anak-anak, dan tugas kita adalah memperbaiki buku-buku yang sudah rusak, yang misal sampulnya sudah agak cobel, atau halaman dalamnya perlu dirapikan dengan isolasi. Kemudian membersihkan raknya dan menata kembali dengan rapi di rak buku. (Next time aku fotoin deh kalo ke Tk, tadi beneran gak inget mau foto2.)

Sejam kemudian kita dipanggil untuk membulatkan mochi yang sudah selesai ditumbuk dan membagikannya di piring-piring kecil untuk kemudian dibagikan ke semua anak. Setelah semuanya kebagian baru kita bisa mencicipi. Enak banget mochinya. Nagih pol.

Tapi perlu berhati-hati ya menikmati mochi ini. Terutama anak kecil. Lebih baik dipotong kecil-kecil baru disajikan. Karena kabarnya banyak kasus yang sampai tidak tertolong karena keloloten (nyangkut ditenggorokan jadi susah bernafas) kue mochi ini.

Karena memang tadi mochinya enak banget, saya jadi berpikir pengen beli mesin pembuat mochi, agar bisa sering-sering buat di rumah. Soalnya kalau beli juga mahal lho. Kan enak kalau bisa buat sendiri. Semoga pak suami baca ini dan mengabulkan. Tolong ya wahai suamiku Verlyan Winata, tolong peka lah. Hahaha. #mamamaksa

nonton di sini videonya

1 thought on “Acara mochitsuki di Jepang

  1. Hahaha pesan di akhirnya curcol ya. Aku pun baru tau tnyata bikin mochi begitu hahaha…kayanya bagus ya kalau tetap memasukkan muatan budaya lokal dalam pendidikan dasar di sekolah anak. Keren ih!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *