Health

Tips Ngurus Rumah Tanpa Art

Apalah aku ini ya, bisa ngurus 2 anak sendiri itu bukan prestasi membanggakan. Walaupun ternyata kalau aku menoleh kebelakang, aku jadi baper dan terharu. “Oh ternyata aku bisa ya ngurus anak”, walaupun gelagapan banget. Tapi, sekarang bayi-bayi itu sudah tumbuh besar. Melihat mereka tumbuh sehat, ceria, pintar dan lucu itu kado terbaekkkk tiada tara. Aku sadar tanpa mereka aku gak bisa setangguh sekarang. Terima kasih Tuhan, dari anak-anakku aku belajar banyak hal.

Waktu hamil aku berpikir perjuangan seorang ibu itu ternyata gini ya dan kemudian membayangkan kayanya semua perjuangan itu akan berakhir pada saat melahirkan nanti. Ya memang melahirkan itu proses termenakutkan sepanjang sejarah kehidupan ibu2. Hehe.

Tapi ternyata ya, bukan cuma saat hamil dan melahirkan anak saja! Habis melahirkan itu ada lagi ujiannya, yaitu proses menyusui. Ya ampun, menyusui itu ternyata gak semudah seperti yang kita lihat di iklan TV. Ibunya menyusui bayinya dengan wajah bahagia, senyum indah, duduk dengan damai,dst. Bahwa ternyata, menyusui itu dramanya banyak. Awal-awal menyusui ada yang namanya pelekatan bibir bayi ke puting tidak sempurna dan menyebabkan puting lecet, kelupas dan berdarah, adalagi yang payudaranya bengkak, panas dan suakit luar biasa, adalagi yang namanya Asi seret padahal udah makan segala macam rumput-rumputan, terus ibu setres karna Asinya kurang, terus belom lagi mau menyusui tengah malam, sampe si ibu tidur sambil duduk, padahal pasca melahirkan itu pinggang hampir somplak, pegel banget. Aku bukan sedang menakut-nakuti ibu muda yang mau punya anak, aku cuma berbagi pengalamanku dulu. Aku yakin gak semua seberantakan pengalamanku di atas. Ada yang mulus-mulus aja. Ada yang gak perlu sampe puting lecet, ada yang ga bengkak PDnya. Besyukur banget kalau ada ibu yang gak merasakan kesusahan di awal menyusui.

Setelah ujian ini terlewati, bukan berarti akan nyantai gak ada ujian.

Ada lagi ujian berikutnya, yaitu Mpasi. Lha dalah opo meneh iki? Buat ibu baru kaya aku dulu, tulisan Mpasi ini begitu asing. Oh ternyata itu singkatan dari “Makanan Pendamping Asi” , yang akan dimulai saat usia anak 6 bulan. Seneng banget awalnya, kayanya seru bakalan main pasaran kaya jaman kecil dulu. Haha. Perlengkapan Mpasi juga lucu-lucu, jadi pengen beli ini itu. Gemes gitu ya kan. Dan emang akhirnya kalap juga, beli macem-macem yang akhirnya gak kepake. Seminggu pertama Mpasi masih aman. Eh selanjutnya mingkem kem dong, gak mau makan. Ya aku sih awalnya nyantai aja, palingan nanti juga mau makan lagi. Ya ampun ternyata aku salah, ternyata anakku gak suka makan sampe umur 2 tahun lebih. Terus apa iya gak makan apa-apa? Makan sih makan, tapi cuma beberapa jenis aja yang dia mau dan itu sedikit banget. Sekali makan palingan cuma 2 sendok makan orang dewasa. Ya gitu deh, akhirnya si mamak ini setres. Segala cara dicoba dan tidak berhasil. Kalau mau ngomong soal anak susah makan, gak akan selesai sehari. Sampe berjilid-jilid bukunya. Haha. (Kapan-kapan aku bahas soal ini deh, bukan di postingan ini.)

Apakah selesai ujiannya? Tentu Tidak. Setiap proses pertumbuhan anak itu pasti ada kesusahannya sendiri. Habis itu adalagi proses menyapih. Kemudian dilanjutkan dengan ujian toilet training. Haha. Itu ujian berat buat para ibu-ibu. Karena mengajari anak-anak hal yang baru itu gak bisa sekali ngomong anaknya langsung ngerti kan. Harus berkali-kali di sounding, diajarin, gagal ratusan kali iya, capek iya, tapi ya mau gimana lagi, anak-anak harus lulus tahap ini. Semuanya saya kerjakan sendiri without ncus,si mbok, atau si mbak.

Ini mah masih gak seberapa ya. Yang anaknya 3,4,5,6 dikerjakan sendiri juga banyak. Saya mah belom apa-apa banget. Masih bisa dihandle semua walaupun pasti ada capek dan setresnya.

Ya tapi memang puji syukur banget, rumah di Jepang itu rata-rata kecil-kecil, jadi pekerjaan rumah itu bisa selesai dengan cepat. Seperti bersih-bersih rumah kan jadi cepat.

Di bawah ini beberapa tips menjaga agar rumah tetap tertata dan bersih walaupun tanpa si mbak ;

Vacum / menyapu.

Pokoknya tiap hari sempatkan satu kali untuk vacum atau kalau di indonesia nyapu ya. Kalau memang perlu ngepel ya ngepel. Tapi kalau aku, ngepel itu gak perlu tiap hari. Paling gak 2 hari sekali. Kemudian bersihkan toilet dan kamar mandi. Ini juga gak tiap hari. Pas lagi sempat, sambil mandi kita sikat lantainya. Toilet juga gak tiap hari, seminggu sekali lah palingan. “Terus saat kita mandi, mereka sama siapa?” Aku mandinya sih emang cepet, biasanya aku kasih mereka cemilan atau nyalain Tv, jadi selama aku mandi mereka anteng nonton/ngemil.

Mencuci baju

Terus bagaimana aku mencuci baju? Yah kalau urusan baju, sebisa mungkin sehari sekali nyuci baju. Kenapa begitu? Karena kalau cucian numpuk, jemurinnya lama, dan cucian keringnya juga jadi lama lipet-lipetnya. Nah, mendingan nyuci tiap hari, terus cucian kering langsung dilipat dan masukan lemari baju. Aku gak pernah nyetrika baju, kalau baju-baju harian mending gak perlu disetrika, hemat waktu dan tenaga. Biasanya baju berpergian seperti kaos gitu juga gak pernah disetrika. Kecuali misalnya kemeja, pokoknya yang keliatan kusut banget baru disetrika. Dan nyetrikanya tunggu agak banyak. Banyak itu kira-kira ada 5 lembar keatas gitu, baru nyalakan setrikaan. Kalau cuma 1,2 mah gak usah setrika dulu mendingan, males. Haha. Tips apa ini.

Memasak

Gimana dengan masak? Kalau masak seringnya emang tiap hari, tapi kalau lagi males masak, ya beli lauk juga. Yang penting keluarga bisa makan, kenyang dan sehat, mamaknya juga bahagia.haha

Urusan cucian piring, sebisa mungkin langsung dikerjakan setelah masak dan makan. Karena kalau nunda kerjaan, biasanya jadi mager (malas gerak) karena udah terlanjur numpuk.

Belanja

Terus kalau belanjanya gimana? Aku sih belanja yang besar & berat itu biasanya pas weekend. Belanja diantar suami naik mobil. Yang berat-berat itu seperti misalnya, susu,toilet paper,beras,semangka 1 glundung,dll. Nah kalau yang cuma sayur,snack,daging2 biasanya belanjanya 2 hari sekali di super market deket rumah naik sepeda. Jadi jarang nyetok. Dan aku juga langganan Yoshikei. Apa itu Yoshikei? Itu nama perusahaan penyedia jasa antar makanan. Jadi mereka kasih bahan mentah dan resep, terus kita tinggal masak sesuai resepnya. Enaknya pake jasa ini adalah, kita ga perlu repot belanja, menunya ganti terus tiap hari dan kita sendiri yang tentukan menu, setiap menu lengkap ada sayurnya ,daging atau ikannya, jumlah bahan dihitung sesuai porsi. Misalnya, aku pesan porsi untuk 3 orang. Nah mereka bawa bahan nya pas buat 3 orang. Sayurnya sekian gram, ikannya misal 3 ekor, dagingnya sekian gram. Jadi gak pernah nyisa-nyisa bahannya, fresh terus.

Tapi akhir-akhir ini cuma pesen Yoshikei seminggu sekali aja. Karena lagi males makanan Jepang. Seminggu sekali juga kebantu banget sih. Sehari dalam seminggu itu gak perlu mikir “masak apa hari ini?” Soalnya udah ada Yoshikei, tinggal dimasak.

Beberes mainan anak

Yang ini biasanya juga aku beresinnya sering-sering. Kalau ada yang bercecer jatuh, aku ambil masukan kotak mainan. Atau kalau mereka lagi main terus beberapa mainan sudah tidak terpakai, aku kembalikan ke tempatnya. Jadi agar membereskan mainan itu cepat, mempersingkat waktu, tipsnya adalah, beli wadah mainan yg besar. Jadi semua mainan masuk aja kesitu. Aku sih punya 2 laci mainan dan 1 kotak besar. Yang 1 laci untuk mainan seperti mobil-mobilan, robot-robotan gitu, yang laci 1 nya isi boneka kecil-kecil, dan kotak besar isinya campur-campur.

Nah, perlu juga mengajari anak tidy up sendiri mainannya. Setiap rumah pasti punya aturan mainnya sendiri. Kalau di aku, wajib banget sebelum pergi meninggalkan rumah, rumah harus bersih, mainan gak boleh berantakan. Dan anak-anak aku ajarkan untuk membereskan mainanya sendiri sebelum pergi. Akhirnya kebiasaan, tanpa disuruh mereka otomatis akan beresin mainannya.

Dan sebelum tidur juga wajib beres-beres. Ini juga selalu mereka lakukan. Eh tapi kadang ada malesnya juga sih. Tapi si ken chan masih ogah-ogahan gitu kalo di suruh tidy up.

Intinya adalah jangan nunda-nunda kerjaan. Kalau nunda karena gak sempet dan mungkin lagi sakit, ya boleh donk itu wajar. Kalau nunda kerjaan karena mau main gadget? Jangan deh ya. Lebih enak kan setelah urusan rumah selesai baru main gadget ya kan? Gak tau deh ya gimana yang lain, kalau aku sukanya sih gitu. Semua beresin dulu, baru bisa nyantai. Pikiran tenang.

Aku gak yakin ini akan berguna, karena ini tips ala-ala gitu! Malahan aku yg pengen nodong tips. Ayo bagikan tips keren kalian! Hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *